Informasi kontak saya
Surat[email protected]
2024-08-13
한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina
Pada 12 Agustus, Canalys, perusahaan riset data ternama, resmi merilis laporan pasar ponsel pintar Asia Tenggara untuk kuartal kedua tahun 2024.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa pada kuartal kedua tahun 2024, keseluruhan pengiriman ponsel pintar di pasar Asia Tenggara mencapai 23,9 juta unit, meningkat 14% dibandingkan tahun lalu. Tampaknya kinerja pasar ini secara keseluruhan bagus dan juga dalam kondisi pemulihan.
Sekarang mari kita lihat peringkat pasar Asia Tenggara secara keseluruhan:
Juara: Samsung, dengan pengiriman 4,4 juta unit dan pangsa pasar 18%, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 5%;
Juara kedua: OPPO (kecuali OnePlus), dengan pengapalan 4,2 juta unit dan pangsa pasar 17%, peningkatan dari tahun ke tahun sebesar 24%;
Juara kedua: Xiaomi, dengan pengapalan 4 juta unit dan pangsa pasar 17%, peningkatan tahun-ke-tahun sebesar 37%;
Keempat: vivo, mengirimkan 3,4 juta unit, dengan pangsa pasar 14%, meningkat dari tahun ke tahun sebesar 37%;
Kelima: Transsion, dengan pengapalan 3,3 juta unit dan pangsa pasar 14%, peningkatan year-on-year sebesar 12%.
Dari data keseluruhan, lima merek teratas semuanya tumbuh, namun pertumbuhan Samsung paling kecil, hanya 5%. Xiaomi dan vivo sama-sama mengalami pertumbuhan year-on-year sebesar 37%. Oleh karena itu, posisi nomor satu Samsung di pasar ini belum bisa dipastikan karena hanya unggul 200.000 unit dari OPPO dan 400.000 unit di depan Xiaomi. Kedua merek ini akan tertinggal dari Samsung jika bekerja keras. Terlebih lagi, tingkat pertumbuhan merek dalam negeri dari tahun ke tahun jauh melebihi Samsung.
Sekarang mari kita lihat detail peringkat masing-masing pasar di Asia Tenggara:
Pasar Indonesia: Xiaomi peringkat pertama, OPPO peringkat kedua, vivo peringkat ketiga, Samsung peringkat keempat, dan Transsion peringkat kelima;
Lima teratas di pasar Filipina: Transsion, Samsung, vivo, Xiaomi, realme;
Lima teratas di pasar Thailand: OPPO, Samsung, Xiaomi, Apple, vivo;
Lima teratas di pasar Vietnam: OPPO, Samsung, Xiaomi, Apple, vivo;
Lima teratas di pasar Malaysia: Xiaomi, Samsung, vivo, OPPO, realme.
Dari segi segmen pasar, kinerja merek dalam negeri secara keseluruhan memang jauh lebih baik dibandingkan Samsung, dan tren ini terus berlanjut. Oleh karena itu, bukanlah masalah besar bagi merek dalam negeri untuk mengungguli Samsung di pasar ini di masa depan.
Sekarang kita melihat merek dalam negeri kita semakin populer di pasar luar negeri. Saya berharap mereka terus bekerja keras dan bersaing dengan Samsung dan Apple di pasar luar negeri.