berita

JDG berhasil lolos dari babak pertama playoff. Kesalahan gila Pasta Gigi merusak permainan dan mungkin melewatkan S14.

2024-08-13

한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina

Pada match day pertama babak kedua LPL Summer Playoffs 2024, tim NIP mengalahkan tim JDG dengan skor 3-2 dan berhasil melaju ke babak selanjutnya. Pertandingan ini tidak hanya menandai kemenangan pertama tim NIP atas JDG di babak knockout BO5, tetapi juga menarik perhatian luas di dalam dan di luar lingkaran e-sports. Meski sebagian besar orang sebelum pertandingan mengira JDG akan menang mudah dengan kekuatan kertas dan catatan sejarahnya yang kuat, namun performa NIP yang luar biasa membuat semua orang memandangnya dengan kagum. Game ini tidak diragukan lagi menjadi kejutan besar di babak playoff ini.

Dilihat dari prediksi sebelum pertandingan, tim JDG memiliki keunggulan mutlak dalam hal kekuatan, status dan catatan sejarah. Baik itu kecepatan satu tower, rata-rata selisih ekonomi periode laning per game, atau kemampuan koordinasi tim secara keseluruhan, JDG dianggap sebagai favorit untuk menang. Sebaliknya, tim NIP mengalami delapan kekalahan beruntun di babak kedua musim reguler dan nyaris melaju ke babak playoff melalui "Knight's Road". Oleh karena itu, kemenangan NIP bukan hanya tidak terduga, tetapi juga sangat mengecewakan.

Pada game pertama, NIP menunjukkan penekanan yang kuat. Melalui operasi yang stabil dan keputusan yang menentukan pada saat-saat kritis, NIP mendapatkan keunggulan yang jelas di tahap awal permainan dan akhirnya keluar sebagai pemenang dengan kemenangan telak. Meski JDG dengan cepat menyesuaikan keadaannya di game kedua dan merebut kembali permainan tersebut dengan kemenangan yang sama besarnya, NIP tidak patah semangat dan terus menunjukkan ketangguhannya di game-game berikutnya.

Di game ketiga, NIP kembali menunjukkan kerja sama tim yang kuat dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat, dengan mudah memenangkan permainan dalam waktu 27 menit. JDG melawan dengan gigih di game keempat dan membawa permainan kembali ke garis awal yang sama melalui koordinasi yang sangat baik dan penyesuaian taktis. Namun di game penentu, NIP akhirnya berhasil mengalahkan JDG setelah pertarungan sengit selama 40 menit dan memenangkan seluruh game.

Kekalahan JDG menimbulkan ketidakpuasan yang kuat di kalangan para penggemarnya, terutama kinerja mid laner Yagao. Fans mempertanyakan keputusan manajemen JDG untuk mengganti mid laner di awal musim, percaya bahwa performa Yagao di momen kritis jauh lebih rendah daripada Knight, yang secara langsung menyebabkan kekalahan JDG dalam pertarungan hidup dan mati ini. Lambatnya performa Yagao dalam game tersebut sangat mempengaruhi kerja sama JDG secara keseluruhan. Dia melakukan banyak kesalahan dalam pertarungan tim, yang pada akhirnya berujung pada kekalahan dalam game tersebut.

Kemenangan NIP tidak hanya membuat mereka sukses melaju ke babak playoff berikutnya, tetapi juga mengamankan tempat mereka di babak kualifikasi LPL Global Finals 2024 dari segi poin. Bagi JDG, kekalahan ini bukan hanya berarti akhir dari perjalanan playoff musim panas mereka, tapi juga membuat harapan mereka untuk melaju ke final global menjadi tipis. Kini JDG hanya bisa berharap FPX bisa mengalahkan AL di pertandingan berikutnya, jika tidak mereka akan langsung kehilangan kualifikasi untuk Kejuaraan Dunia tahun ini.

Secara keseluruhan, NIP mencetak sejarah dengan performa luar biasa mereka, sementara JDG mengalami pukulan telak di penghujung musim. Di pertandingan berikutnya, bagaimana kedua belah pihak menyesuaikan diri dan merespons juga akan menjadi fokus banyak penonton.