berita

Penggunaan foto yang dihasilkan AI untuk mempromosikan program bantuan pemerintah menimbulkan kontroversi, dan Kementerian Keuangan Singapura menjawab bahwa hal itu akan “membaik”

2024-08-01

한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina

Sumber: Waktu Global

[Koresponden Khusus Global Times di Singapura Xin Bin] Kementerian Keuangan Singapura mencoba kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan foto keluarga lokal guna mempromosikan program dan layanan bantuan pemerintah, tetapi secara tidak terduga menimbulkan kontroversi di tingkat lokal. Kementerian Keuangan yang baru memberikan tanggapan pada tanggal 31 Juli bahwa mereka akan mendengarkan masukan dan melakukan perbaikan.

Menurut laporan dari 8 Vision News Network Singapura pada tanggal 31 Juli, yang memicu kontroversi adalah tiga postingan yang diunggah oleh Kementerian Keuangan di platform sosial dari tanggal 9 hingga 11 Juli. Isinya adalah untuk memperkenalkan bagaimana berbagai keluarga yang tinggal di flat HDB akan mendapatkan manfaat dari anggaran fiskal tahun ini. Lianhe Zaobao dari Singapura menerbitkan gambar-gambar yang dihasilkan AI yang menyertai setiap postingan, menunjukkan dua keluarga beranggotakan empat orang dan pasangan lansia. Gambar-gambar ini memiliki keterangan "dihasilkan oleh AI" di pojok kanan bawah, namun tetap memicu komentar beragam dari netizen lokal. Beberapa netizen bingung kenapa Kementerian Keuangan tidak menggunakan foto asli. Beberapa netizen menggambarkan gambar-gambar tersebut sebagai “menakutkan” dan “mengganggu,” dan beberapa bahkan secara blak-blakan mengatakan bahwa gambar-gambar tersebut “terlihat seperti iklan penipuan.”

Namun, sebagian warganet menyatakan kesediaannya menerima upaya baru Kementerian Keuangan tersebut. Beberapa netizen berspekulasi apakah langkah ini karena AI bisa menghemat uang. Netizen lain menyarankan agar pemerintah mempekerjakan fotografer lokal dan talenta kreatif untuk membuat peta. Beberapa netizen mengambil foto dengan gaya yang sama dengan gambar AI yang disebutkan di atas. Setelah diunggah ke Internet, foto tersebut menjadi populer, mengatakan bahwa ini adalah "usaha yang bagus" dan lebih realistis daripada aslinya. Penduduk setempat, Rita, mengatakan kepada koresponden khusus "Global Times" di Singapura pada tanggal 31 Juli, "AI Generatif memberikan kemungkinan yang tidak terbatas, namun juga mendorong orang untuk memikirkan di mana batasan sebenarnya."

Juru bicara Kementerian Keuangan yang baru menjelaskan pada tanggal 31 Juli bahwa Kementerian Keuangan akan menggunakan berbagai platform sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan keluarga setempat tentang berbagai langkah bantuan. Selama proses tersebut, Departemen Keuangan menggunakan visual yang berbeda, termasuk foto dan video, untuk melengkapi postingan guna melayani audiens yang berbeda di setiap platform media sosial. Kementerian Keuangan sedang menguji coba AI untuk mengeksplorasi serangkaian efek visual alternatif berdasarkan gambar visual yang dihasilkan oleh desainer.