berita

Oblast Kursk Rusia memasuki keadaan darurat setelah serangan!31 orang terluka

2024-08-08

한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina

China News Service, 8 Agustus (Xinhua) Menurut laporan dari TASS dan Ukraina Independent, pada 7 Agustus waktu setempat, Smirnov, penjabat gubernur wilayah Kursk Rusia, mengatakan bahwa mengingat situasi parah maka wilayah perbatasan negara terus berlanjut untuk menghadapinya, keputusan dibuat untuk Keadaan darurat akan diterapkan di Oblast Kursk mulai tanggal 7.

Menurut laporan, Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan saat ini serangan tentara Ukraina di Oblast Kursk telah melukai 31 orang, termasuk 6 anak-anak.

Gerasimov, Kepala Staf Umum Rusia, mengatakan bahwa sekitar 1.000 personel angkatan bersenjata Ukraina berpartisipasi dalam serangan di Oblast Kursk. Selama periode ini, tentara Ukraina menderita 315 korban, termasuk sedikitnya 100 kematian, dan kehilangan 54 peralatan. termasuk 7 tank. Operasi Rusia di Oblast Kursk akan selesai setelah mengalahkan musuh dan mencapai perbatasan.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 6 Agustus waktu setempat, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa kawasan perbatasan Oblast Kursk diserang oleh Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada pertemuan pemerintah pada tanggal 7 bahwa ini adalah "provokasi skala besar lainnya yang dilancarkan oleh rezim Kiev." Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan bahwa pada tanggal 7 dini hari, tentara Rusia terus menyerang pasukan Ukraina di perbatasan Rusia-Ukraina di Oblast Kursk.

Sejauh ini, belum ada tanggapan dari Ukraina.

[Penyunting: Wei Chenxi]