informasi kontak saya
Surat[email protected]
2024-08-08
한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina
Unduh APLIKASI Video Sohu
3 kali lebih lancar, tanpa lag, iklan lebih sedikit dan tidak perlu menunggu buffering
[Sumber artikel ini: Sungai Kuning Baru, Running News, The Paper, Damei Junlian]
6 Agustus, Seorang penduduk desa di Kabupaten Yiliang, Kota Zhaotong, Provinsi Yunnan melaporkan bahwa kaki ibunya patah akibat peluru artileri yang jatuh dan dia tidak sadarkan diri. Diduga peluru artileri tersebut ditembakkan oleh departemen meteorologi Kota Yibin, yang berdekatan dengan Provinsi Sichuan. Pada tanggal 7 Agustus, staf dari Pusat Modifikasi Cuaca Yibin menanggapi wartawan dengan mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengungkapkan informasi yang relevan.Sekretaris desa mengatakan bahwa polisi telah campur tangan dalam masalah ini dan departemen terkait di Kabupaten Junlian akan bernegosiasi dengan korban luka dan keluarga mereka.
Tangkapan layar video
Penduduk desa tersebut memposting video yang mengatakan bahwa dia berasal dari Desa Yunfeng, Kotapraja Luowang, Kabupaten Yiliang, Kota Zhaotong, Provinsi Yunnan, sekitar pukul 18:14 pada tanggal 5 Agustus, sebuah peluru meriam tiba-tiba jatuh di halaman rumahnya dan sayangnya mengenai kaki ibunya hancur di tempat dan mengakibatkan amputasi. Dari video pengawasan rumah yang dirilisnya, terlihat dua orang warga desa sedang melakukan pekerjaan bertani di halaman. Tiba-tiba terdengar suara keras disertai kepulan asap, dan terlihat ada benda jatuh dari langit. Kemudian kedua warga desa tersebut menoleh ke samping. Netizen mengatakan bahwa sang ibu dipukul dan berteriak kesakitan di tempat. Foto dari lokasi kejadian menunjukkan benda yang jatuh adalah sebuah silinder berwarna hitam.