berita

Mengapa Lu Ban Shu disebut buku terlarang? Ini tidak ada hubungannya dengan volume pertama, konten yang direkam di volume kedua terlalu aneh!

2024-08-08

한어Русский языкEnglishFrançaisIndonesianSanskrit日本語DeutschPortuguêsΕλληνικάespañolItalianoSuomalainenLatina

Berbicara tentang arsitek dan penemu kuno, Master Lu Ban tidak diragukan lagi adalah nama yang familiar. Dalam industri pertukangan, ia dianggap sebagai nenek moyang dan mempunyai reputasi yang tinggi. Luban bukan hanya seorang tukang kayu yang ulung, tetapi juga seorang penemu. Ia menciptakan banyak alat yang memudahkan pekerjaan tukang kayu. Namun buku berjudul "Kitab Lu Ban" dilarang oleh para penguasa sehingga menimbulkan rasa penasaran masyarakat, apa yang menyebabkan pelarangan tersebut?

Pada zaman dahulu, berbagai aliran pemikiran menyebarkan gagasan dan pendapatnya melalui tulisan. Dalam konteks ini, tampaknya logis bagi Lu Ban untuk menulis sebuah buku. Namun, mengapa "Kitab Lu Ban" dilarang? Apakah ada rahasia tersembunyi di dalamnya yang mengancam wibawa penguasa?

Di Tiongkok kuno, gagasan tentang keluarga dan dunia memiliki pengaruh yang besar, dan baik keluarga maupun kaisar menaruh perhatian pada warisan. Niat awal Lu Ban menulis "Kitab Lu Ban" juga untuk mewariskan teknologi dan penemuannya. Namun, untuk mengkonsolidasikan dominasinya, penguasa feodal seringkali menempuh berbagai cara, termasuk pelarangan buku. Secara umum, buku-buku terlarang dapat dibagi menjadi dua kategori: satu berisi komentar tentang pemberontakan terhadap penguasa, seperti kata-kata berbahaya dalam "Perjalanan ke Barat"; yang lainnya adalah buku-buku cabul, seperti "Jin Ping Mei". Sebagai buku yang murni teknis, "Kitab Lu Ban" dilarang karena alasan yang jelas tidak sesederhana itu.